
Di dunia kuliner Timur Tengah, ada satu dessert yang selalu berhasil mencuri perhatian: kunafa (atau knafeh). Hidangan ini bukan sekadar makanan penutup—ia adalah simbol budaya, sejarah panjang, dan tradisi yang terus hidup hingga hari ini.
Apa Itu Kunafa?
Kunafa adalah dessert khas Arab yang terbuat dari adonan tipis seperti benang (kataifi), diisi dengan keju lembut atau krim, lalu disiram sirup gula aromatik dan ditaburi pistachio.
Teksturnya unik: bagian luar renyah, sementara bagian dalamnya lembut dan lumer. Kombinasi ini membuat kunafa menjadi salah satu dessert paling ikonik di Timur Tengah. Biasanya kunafa disajikan hangat—saat keju di dalamnya masih meleleh—dan sering hadir dalam momen spesial seperti Ramadan atau perayaan keluarga.

Inovasi Viral: Dari Kunafa ke “Cokelat Dubai”
Jika dulu kunafa hanya dinikmati di atas piring sebagai hidangan utama penutup, kini kunafa telah bertransformasi menjadi fenomena global lewat Cokelat Dubai. Inovasi ini memadukan kemewahan cokelat batangan dengan isian kunafa (kataifi) yang telah disangrai mentega dan dicampur dengan pasta pistachio atau wijen (tahini).
Sensasi crunchy dari tekstur khas kunafa di dalam balutan cokelat yang lembut menciptakan harmoni rasa baru yang meledak di lidah. Tren ini membuktikan bahwa kunafa sangat fleksibel dan tetap relevan bagi selera generasi modern, menjadikannya bahan pembicaraan hangat di berbagai platform media sosial di seluruh dunia.
Jejak Sejarah yang Diperdebatkan
Asal-usul kunafa ternyata tidak sesederhana rasanya. Banyak versi menyebut hidangan ini berasal dari Damaskus, Mesir, hingga kawasan Levant. Salah satu kisah populer menyebut kunafa dibuat untuk para khalifah agar tetap kenyang saat berpuasa di bulan Ramadan.
Sementara itu, kota Nablus di Palestina dikenal sebagai tempat lahirnya varian kunafa paling terkenal: knafeh Nabulsiyeh. Catatan resep kunafa sendiri sudah ada sejak abad pertengahan, menunjukkan bahwa dessert ini telah menjadi bagian penting dari tradisi kuliner Arab selama berabad-abad.
Ragam Jenis Kunafa
Kunafa memiliki banyak variasi yang bisa dibedakan berdasarkan tekstur, bentuk, dan isiannya:
1. Jenis Kunafa Berdasarkan Tekstur & Bentuk
- Kunafa Khishnah (Kasar): Dibuat dari adonan kataifi yang memberikan tekstur sangat renyah.
- Kunafa Na’mah (Halus): Memakai adonan semolina yang dihaluskan, teksturnya lembut.
- Kunafa Mhayara (Campuran): Kombinasi antara tekstur kasar (khishnah) dan halus (na’mah).
- Kunafa Gulung (Rolls): Dibentuk seperti gulungan menyerupai cerutu atau sarang burung.
2. Jenis Kunafa Berdasarkan Isian
- Kunafa Nabulsi (Keju): Jenis klasik asal Palestina, memakai keju Nabulsi sedikit asin dan meleleh.
- Kunafa Krim (Ashta/Cream): Diisi dengan krim susu yang lembut dan kaya rasa.
- Kunafa Kacang (Pistachio/Nut): Menggunakan taburan atau isian kacang pistachio yang gurih.
- Kunafa Modern: Variasi kekinian dengan isian cokelat leleh, hingga isian cokelat Dubai yang viral.
⭐ Rekomendasi Tim Marhaba
Dari sekian banyak varian, Kunafa Nabulsi tetap menjadi favorit nomor satu versi Tim Marhaba! Bagi kami, ini adalah one of the best kunafa yang pernah ada. Bayangkan keju Nabulsi khas yang melimpah di dalamnya—teksturnya sangat elastis dan “mulur” saat ditarik selagi hangat. Perpaduan rasa gurih keju dan manisnya sirup gula benar-benar sebuah perfect match yang sulit dilupakan.
Penutup
Kunafa bukan sekadar dessert—ia adalah perpaduan sejarah, budaya, dan cita rasa yang menyatukan berbagai wilayah di Timur Tengah. Dari resep kuno hingga inovasi modern, kunafa tetap mempertahankan daya tariknya sebagai sang primadona manis dari gurun pasir.
Kalau Sahabat Marhaba sendiri paling suka varian yang mana nih? Lebih suka yang klasik nan mulur seperti pilihan kami, atau justru penasaran sama versi yang pakai Nutela yang lagi viral? Tulis di kolom komentar ya!



