
TANGERANG, Marhaba.id – Gelombang pertama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi resmi diberangkatkan. Sebanyak 460 petugas terbang menuju Madinah melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (17/4/2026).
Para petugas ini merupakan tim gabungan yang terdiri dari unsur Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, TNI/Polri, serta elemen masyarakat. Mereka akan mengemban tugas selama kurang lebih 77 hari untuk memberikan pelayanan, pembinaan, dan perlindungan kepada jemaah haji Indonesia.
Fokus Layanan di Bandara dan Madinah
Petugas yang berangkat pada gelombang pertama ini akan ditempatkan di dua Daerah Kerja (Daker) utama, yakni Daker Bandara dan Daker Madinah. Mereka telah menjalani proses check-in serta pembekalan intensif di Asrama Haji Pondok Gede sebelum bertolak ke Arab Saudi.
Eman Sulaiman, salah satu petugas PPIH sektor akomodasi, menjelaskan bahwa timnya akan memastikan seluruh fasilitas jemaah siap digunakan. “Tugas kami adalah memastikan jemaah haji Indonesia mendapatkan pelayanan terbaik, mulai dari transportasi, konsumsi, hingga akomodasi perhotelan, terutama bagi jemaah lansia,” ujarnya di Bandara Soetta.
Sementara itu, untuk petugas yang akan ditempatkan di Daerah Kerja (Daker) Makkah dijadwalkan akan menyusul keberangkatannya pada Sabtu (18/4).
Pesan Wamenhaj: Fokus Kerja, Kurangi Flexing
Sebelum keberangkatan, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan pesan kuat saat memimpin apel pelepasan di Pondok Gede. Ia menekankan pentingnya profesionalisme dan meminta petugas untuk bijak dalam menggunakan media sosial.
“Saya berharap petugas fokus bekerja. Jangan terlalu banyak flexing atau menggunakan ponsel untuk urusan pribadi yang tidak perlu,” tegas Dahnil.
Ia mendorong para petugas untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana syiar dan edukasi. “Gunakan media sosial untuk memberikan kabar baik dan informasi yang menenangkan bagi keluarga jemaah di tanah air,” tambahnya.
Jadwal Keberangkatan Jemaah
Keberangkatan petugas lebih awal ini bertujuan untuk memastikan seluruh sistem pelayanan sudah siap sebelum jemaah haji mulai tiba. Adapun pemberangkatan calon jemaah haji Indonesia sendiri dijadwalkan akan dimulai secara bertahap pada 21 April 2026 mendatang.
Dengan persiapan yang matang dan keberangkatan petugas yang lebih awal, diharapkan penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M dapat berjalan optimal, inklusif, dan ramah terhadap jemaah lansia.
Editor: Editorial Marhaba.id Sumber: RRI News




Semoga diberikan kelancaran